Menjaga Warisan Budaya, Mahasiswa KKN-T Kelompok 21 Ramaikan Tradisi Rabu Pungkasan di Kelurahan Kemandungan
Kalurahan Kemandungan, Tegal Barat – Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai minggu kedua pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Alma Ata di Kalurahan Kemandungan. Tidak hanya fokus pada kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan, mahasiswa KKN juga turut serta meramaikan tradisi budaya Rabu Pungkasan, sebuah momen yang sudah lama tidak terlaksana dan akhirnya bisa dihidupkan kembali.
Tradisi yang Kembali Hidup
Rabu Pungkasan bagi masyarakat Kemandungan bukan sekadar acara, melainkan simbol kebersamaan dan rasa syukur. Setelah beberapa waktu tidak terlaksana, tahun ini tradisi tersebut kembali digelar dengan penuh semangat. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan warna baru, di mana mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut serta dalam rangkaian kegiatan yang ada.
Bersama warga, mahasiswa KKN ikut menyemarakkan jalannya acara, belajar tentang nilai-nilai budaya, sekaligus merasakan bagaimana tradisi mampu merekatkan hubungan antar generasi.
Salah satu warga Kemandungan, Bapak Sakuri menyampaikan apresiasinya terhadap keikutsertaan mahasiswa KKN dalam kegiatan ini.
“Saya sebagai warga asli sini sangat mengapresiasi terhadap kelurahan Kemandungan atas terselenggaranya kirab ini karena sudah lama sekali tidak terselenggara dan Alhamdulillah pada tahun ini dapat dilaksanakan, semoga kirab ini menjadi awal bangkitnya semangat warga untuk nguri-nguri budaya kembali” ungkap beliau.
Bagi mahasiswa, keterlibatan dalam Rabu Pungkasan adalah pengalaman yang berharga. Tidak hanya belajar tentang kebudayaan, tetapi juga tentang arti kebersamaan dan gotong royong. Tradisi ini menjadi pengingat bahwa budaya lokal adalah identitas yang harus dijaga dan diwariskan.
Sinergi dalam Pendidikan, Sosial, dan Agama
Selain terlibat dalam kegiatan budaya, mahasiswa KKN juga tetap melaksanakan program kerja lainnya. Di bidang pendidikan, mereka mendampingi anak-anak belajar di PAUD dan SD, serta membuka kelas bimbel untuk warga Kemandungan yang masih di bangku SD. Di bidang sosial, mereka aktif membantu pelaksanaan Posyandu dan ibu-ibu PKK. Sementara di bidang agama, mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan mengajar di TPQ untuk membimbing anak-anak membaca Al-Qur’an dan doa-doa harian. Dengan berbagai kegiatan yang sudah dijalankan di minggu kedua ini, mahasiswa KKN Universitas Alma Ata bertekad untuk terus melanjutkan pengabdian dengan hati, sambil menjaga hubungan yang harmonis bersama masyarakat.
