Rapat Koordinasi Binaan OrangTua Asuh Gropyokan Penanganan Sampah

Poin Penting Pembahasan (Agenda Kerja):

1. Arahan Camat Tegal Barat:

  • Menekankan pentingnya peran “Orang Tua Asuh” (donatur/pembimbing) dalam menyokong operasional pengelolaan sampah di tingkat akar rumput.
  • Mengintegrasikan gerakan ini dengan visi lingkungan asri di Tegal Barat.

2. Materi Bapak Kabul (DLH):

  • Edukasi mengenai sistem pemilahan sampah organik dan anorganik agar tidak semua lari ke TPA.
  • Pemberian instruksi teknis terkait jadwal pengangkutan dan bantuan sarana (jika ada).

3. Peran Dinsos & SMK Negeri 2:

  • Dinsos: Mengaitkan kebersihan dengan kesehatan sosial masyarakat dan potensi bantuan bagi petugas kebersihan lapangan.
  • SMK Negeri 2: Kolaborasi dalam bentuk edukasi kepada siswa atau mungkin bantuan tenaga/teknologi tepat guna (seperti pembuatan kompos atau alat pencacah) sebagai bagian dari pengabdian sekolah.

4. Sesi Khusus Ketua RW & Bank Sampah

Ketua RW melaporkan titik-titik penumpukan sampah liar di wilayahnya.

Ketua Bank Sampah memaparkan hambatan dalam menyerap sampah bernilai ekonomis dari warga

KERJA BAKTI REMOJONG DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI JADI KOTA TEGAL KE-446


Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tegal ke-446, perlu adanya kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan tersebut adalah kerja bakti (Remojong) sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat gotong royong serta mempererat kebersamaan warga di lingkungan Kemandungan.


DASAR KEGIATAN

  1. Peringatan Hari Jadi Kota Tegal ke-446.
  2. Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
  3. Kesepakatan warga RT/RW setempat.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud:
Melaksanakan kegiatan kerja bakti sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam memperingati Hari Jadi Kota Tegal.

Tujuan:

  1. Menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
  2. Menumbuhkan semangat gotong royong.
  3. Mempererat hubungan antarwarga.
  4. Meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

WAKTU DAN TEMPAT

Hari/Tanggal : Minggu, 19 April 2026
Waktu : Pukul 07.00 WIB s/d selesai
Tempat : TPS Kemandungan, Kota Tegal


PESERTA KEGIATAN

  1. Ketua RT dan RW
  2. Tokoh masyarakat
  3. Karang Taruna
  4. Warga sekitar
  5. Unsur terkait lainnya

KEGIATANKUNJUNGAN SILATURAHMI KAMTIBMASPOLRES TEGAL KOTA DI WILAYAH KEMANDUNGANRT 02 RW 01, KOTA TEGAL

Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) merupakan tanggung jawab bersama antara aparat kepolisian dan seluruh elemen masyarakat. Dalam rangka mempererat hubungan serta meningkatkan sinergitas antara Polri dan warga, perlu dilakukan kegiatan silaturahmi langsung ke lingkungan masyarakat.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara pihak kepolisian dengan warga RT 02 RW 01 Kemandungan, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.


DASAR KEGIATAN

  1. Program kerja Polres Tegal Kota dalam pembinaan kamtibmas.
  2. Upaya peningkatan peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
  3. Kesepakatan bersama pengurus RT/RW dalam mendukung kegiatan keamanan lingkungan.

MAKSUD DAN TUJUAN

Maksud:
Melaksanakan kegiatan kunjungan silaturahmi kamtibmas oleh Polres Tegal Kota kepada masyarakat.


V. PESERTA KEGIATAN

  1. Kapolres Tegal Kota beserta jajaran
  2. Kapolsek setempat
  3. Bhabinkamtibmas
  4. Ketua RW 01
  5. Ketua RT 02
  6. Tokoh masyarakat
  7. Tokoh agama
  8. Karang Taruna
  9. Warga RT 02 RW 01

VI. SUSUNAN ACARA

  1. Pembukaan
    • Oleh MC
  2. Menyanyikan Lagu Indonesia Raya (opsional)
  3. Sambutan Ketua RT 02
    • Ucapan selamat datang
    • Gambaran kondisi lingkungan
  4. Sambutan Ketua RW 01
    • Dukungan terhadap kegiatan kamtibmas
  5. Sambutan Kapolres Tegal Kota
    • Arahan kamtibmas
    • Himbauan keamanan lingkungan
    • Penguatan peran ronda malam
  6. Penyampaian Materi Kamtibmas
    • Oleh Bhabinkamtibmas / perwakilan Polres
    • Topik: pencegahan kriminalitas, narkoba, dan gangguan keamanan
  7. Dialog Interaktif / Tanya Jawab
    • Warga menyampaikan aspirasi dan permasalahan
  8. Peninjauan Pos Ronda
    • Evaluasi sarana dan prasarana
    • Diskusi ringan di lokasi
  9. Penyerahan Bantuan (jika ada)
    • Senter, rompi, atau perlengkapan ronda
  10. Doa
  11. Penutup dan Ramah Tamah

Musrenbangkel RT/RW Kelurahan Kemandungan Bahas Prioritas Pembangunan, Dihadiri Perwakilan Camat Tegal Barat

Tegal, Selasa 3 Februari 2026 — Kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kelurahan (Musrenbangkel) tingkat RT dan RW sebagai upaya menyusun rencana pembangunan yang partisipatif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Camat Tegal Barat serta Lurah Kemandungan bersama unsur masyarakat dan tokoh lingkungan.

Acara yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan ini menjadi wadah bagi para Ketua RT dan RW untuk menyampaikan usulan prioritas pembangunan, mulai dari perbaikan infrastruktur lingkungan, peningkatan fasilitas umum, hingga program pemberdayaan masyarakat.

Perwakilan Camat Tegal Barat dalam sambutannya menyampaikan pentingnya Musrenbangkel sebagai forum strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat secara langsung. Ia menekankan bahwa usulan yang disampaikan harus benar-benar mencerminkan kebutuhan warga dan memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan.

Sementara itu, Lurah Kemandungan menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh RT, RW, serta unsur masyarakat yang hadir. Ia berharap melalui Musrenbangkel ini dapat terwujud perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan.

Diskusi berlangsung secara interaktif, di mana peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan dan usulan program prioritas. Hasil Musrenbangkel nantinya akan menjadi bahan penyusunan rencana pembangunan tingkat kelurahan yang akan diajukan ke tingkat kecamatan dan kota.

Kegiatan Musrenbangkel RT/RW Kelurahan Kemandungan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Rapat Kepengurusan LPMK Masa Bhakti 2026–2030 di Kelurahan Kemandungan Berjalan Lancar

Tegal, 04/12/2025 – Kelurahan Kemandungan menggelar rapat kepengurusan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk masa bhakti 2026–2030 pada hari Rabu, 3 Desember 2025. Acara tersebut berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh para Ketua RT, RW, Ketua LPMK, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga yang memenuhi aula kelurahan.

Rapat dimulai dengan sambutan dari Lurah Kemandungan yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam proses pembangunan wilayah. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Ketua LPMK sebelumnya yang memberikan refleksi singkat mengenai capaian periode sebelumnya serta harapan untuk kepengurusan yang akan datang.

Agenda utama rapat adalah pembacaan tata tertib kepengurusan LPMK masa bhakti 2026–2030. Tata tertib tersebut dibacakan secara rinci untuk memastikan seluruh peserta memahami mekanisme kerja, tugas, dan tanggung jawab pengurus LPMK dalam menjalankan peran pemberdayaan masyarakat.

Para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan RT dan RW turut menyimak dengan seksama dan memberikan beberapa masukan konstruktif demi mewujudkan kepengurusan yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kepentingan warga.

Melalui rapat ini, diharapkan kepengurusan LPMK periode 2026–2030 dapat bekerja lebih maksimal dalam menjalin kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah kelurahan, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih maju, harmonis, dan berdaya.

Rapat ditutup dengan doa bersama, menandai harapan baru bagi perjalanan LPMK Kelurahan Kemandungan di masa mendatang.

Semarak Kirab Hari Santri Nasional 2025 di Kelurahan Kemandungan

Tegal, 23/10/25 – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Kelurahan Kemandungan menggelar Upacara dan Kirab Santri pada Rabu, 23 Oktober 2025.
Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dan diikuti dengan penuh semangat oleh berbagai unsur masyarakat, lembaga pendidikan, serta organisasi keagamaan di wilayah Kemandungan.

Peserta kirab terdiri dari SMK Bhakti Karya, SD Kemandungan 1, SD Kemandungan 3, TK Pertiwi, PAUD, BIAS dan Unsur Masyarakat (Muslimat, Fatayat, LASKI Kemandunga), dengan jumlah peserta mencapai ratusan orang. Masing-masing lembaga menghadirkan sedikitnya 20 personil yang berbaris rapi dan kompak mengenakan atribut bernuansa santri.

Kegiatan kirab mengambil rute start dari SD Kemandungan, menuju ke arah selatan, berbelok kiri di Jl. Ruslani HS, kemudian ke perempatan TK Pertiwi dan berbelok ke arah barat, melintasi perempatan masjid, lalu kembali ke SD Kemandungan sebagai titik akhir.

Lurah Kemandungan yang turut hadir dalam memberikan sambutan dari menteri agama RI serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan antusias.
“Momentum Hari Santri ini menjadi pengingat bahwa semangat santri adalah semangat perjuangan, keikhlasan, dan cinta tanah air,” ujarnya dalam sambutan penutup.

Suasana kirab berlangsung meriah dan penuh semangat. Sepanjang jalan, warga turut menyaksikan dan memberi dukungan kepada para peserta. Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta foto bersama seluruh peserta sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat Kemandungan dalam memperingati Hari Santri Nasional 2025.

Mahasiswa KKN-T 21 Alma Ata Dukung UMKM Kemandungan Lewat Rebranding dan Pembuatan Banner

Kemandungan, Tegal – Memasuki dua minggu terakhir pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Alma Ata di Kalurahan Kemandungan, mahasiswa mulai berfokus pada program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang dilakukan dalam jangka waktu dua hari yaitu dari tanggal 19 September – 20 September. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam hal pemasaran melalui kegiatan rebranding banner usaha serta pembuatan banner baru bagi UMKM yang belum memilikinya.

Membantu UMKM Lebih Dikenal

UMKM merupakan salah satu penopang ekonomi masyarakat Kemandungan. Namun, masih banyak usaha yang belum memiliki media promosi sederhana seperti banner atau spanduk. Bahkan ada pula yang sudah memiliki, tetapi desainnya sudah usang dan kurang menarik.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN berinisiatif untuk membantu membuatkan banner yang lebih segar, informatif, dan sesuai kebutuhan usaha. Dengan desain yang sederhana namun menarik, diharapkan produk dan jasa dari UMKM lokal dapat lebih dikenal calon konsumen, baik masyarakat sekitar maupun dari luar wilayah Kemandungan.

Langkah Kecil dengan Manfaat Besar

Dalam prosesnya, mahasiswa tidak hanya membuatkan desain, tetapi juga berdiskusi dengan para pelaku UMKM terkait kebutuhan dan keunikan usaha mereka. Mulai dari warung makan, jasa, hingga usaha rumahan lainnya, semuanya mendapat kesempatan untuk ditampilkan lebih baik lewat banner baru.

Meski sederhana, langkah ini diharapkan bisa membawa manfaat besar. Banner dengan tampilan yang jelas dan menarik dapat meningkatkan visibilitas usaha, sehingga memperbesar peluang UMKM untuk mendapatkan konsumen baru.

“Pertama-tama saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik KKN yang sudah membantu usaha saya dengan dibuatkan banner baru. Sekarang bengkel saya lebih terlihat jelas oleh orang yang lewat,” ungkap Bapak Jumadi selaku pemilik Bengkel Alfandi.

“Pengadaan ini memang sederhana, tapi insyaAllah akan memberikan manfaat yang luar biasa. Dengan adanya banner ini, usaha saya bisa lebih dikenal oleh calon konsumen. Semoga adik-adik KKN selalu diberi kelancaran dalam pengabdiannya,” tambahnya.

Pengabdian yang Membumi

Kegiatan dua minggu terakhir ini menegaskan bahwa pengabdian tidak selalu berupa kegiatan besar, tetapi juga bisa diwujudkan lewat langkah sederhana yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Dengan mendukung UMKM melalui rebranding dan pembuatan banner, mahasiswa KKN Universitas Alma Ata berharap bisa memberikan sumbangsih nyata dalam meningkatkan daya saing usaha lokal di Kemandungan.

Program ini menjadi bukti bahwa semangat “belajar, berbagi, dan mengabdi” bisa berjalan seiring, membawa manfaat bukan hanya bagi masyarakat tetapi juga bagi mahasiswa yang terlibat di dalamnya.

Sore Belajar, Sore Ceria: Bimbel Anak Kemandungan Bersama KKN-T 21 Universitas Alma Ata

Kemandungan, Tegal — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Alma Ata Kelompok 21 kembali melaksanakan program kerja bertema Bimbingan Belajar Anak yang berlangsung pada Sabtu, 13 Oktober 2025. Kegiatan ini bertempat di TPQ Al-Mu’minin, Kelurahan Kemandungan, Tegal. Kegiatan bimbingan belajar ini menjadi salah satu program rutin KKN-T 21 yang dilaksanakan setiap hari Sabtu selama masa pengabdian berlangsung. Kegiatan dimulai pukul 15.30 hingga 17.30, memanfaatkan waktu sore ketika anak-anak sudah selesai belajar di sekolah

Program bimbingan belajar ini dilatarbelakangi oleh semangat untuk mendampingi anak-anak dalam mengasah kemampuan akademik sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dalam belajar. Program ini berfokus untuk membantu anak-anak mengerjakan PR dari sekolah sekaligus memberikan penguatan materi yang belum mereka pahami saat pembelajaran di kelas.

Di awal kegiatan, mahasiswa KKN-T 21 membagi anak-anak dalam kelompok kecil berdasarkan tingkat pendidikan. Anak-anak TK hingga kelas 2 SD belajar dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung, sementara untuk anak kelas 3 hingga 6 SD mendapat pendampingan pada materi matematika, bahasa Indonesia, IPAS dan pelajaran lain sesuai kebutuhan.

Mahasiswa KKN menggunakan pendekatan yang sederhana dan ramah anak. PR yang awalnya terasa sulit, perlahan bisa dipahami karena dijelaskan dengan cara yang menyenangkan. Kadang, mereka menyisipkan permainan edukatif atau kuis kecil untuk menjaga semangat anak-anak.

“Aku tadinya bingung sama PR matematika, tapi sekarang udah ngerti, soalnya kakak ngajarin pelan-pelan,” ujar Rafa, siswa kelas 3 SD

Beberapa orang tua yang hadir sangat mengapresiasi program ini. Mereka menilai bimbingan belajar rutin setiap Sabtu ini membantu anak-anak lebih fokus dan termotivasi, terutama bagi mereka yang kesulitan mengulang pelajaran di rumah.

Bagi mahasiswa KKN-T 21, kegiatan ini bukan hanya soal membantu mengerjakan PR. Lebih dari itu, bimbingan belajar menjadi ruang kebersamaan, tempat tumbuhnya kepercayaan diri, serta media untuk menanamkan rasa cinta belajar sejak dini.

Dengan adanya bimbingan belajar ini, mahasiswa KKN-T 21 Universitas Alma berharap anak-anak Kemandungan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, dan percaya diri. Dari TPQ kecil ini, di sela-sela PR dan tawa anak-anak, lahirlah benih semangat yang kelak akan membawa mereka meraih cita-cita besar di masa depan.

Warna-warni Celengan, Warna-warni Harapan: KKN Universitas Alma Ata Kelompok 21 Menghidupkan Semangat Menabung Anak Kemandungan

Kemandungan, Tegal — Mahasiswa KKN Universitas Alma Ata Kelompok 21 melakukan kegiatan dengan tema Edukasi Menabung Sejak Dini. Kegiatan ini diikuti oleh anak-anak usia TK dan SD di Desa Kemandungan, Tegal. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 6 September 2025 dan menjadi salah satu program utama KKN 21. Program ini bertujuan untuk mengajarkan anak-anak cara mengelola uang dengan bijak sejak usia dini.

Program ini muncul dari perhatian mahasiswa terhadap pentingnya mengajarkan kemampuan finansial sejak kecil. Di tengah tuntutan modernisasi dan budaya belanja yang semakin tinggi, kewajiban menabung sering terabaikan. Namun, menabung bukan hanya menyimpan uang, tapi juga cara melatih kesabaran, disiplin, dan kemampuan merencanakan masa depan secara baik.

Sore hari saat kegiatan berlangsung, suasana terasa hangat. Anak-anak datang dengan wajah ceria, sebagian menggandeng orang tua, sebagian lagi menggembira sambil berlarian. Acara dimulai dengan penyampaian materi secara interaktif. Pemateri menggunakan bahasa yang mudah dipahami, cerita lucu, dan gambar yang dekat dengan pengalaman sehari-hari anak-anak. Mereka diajak memahami manfaat menabung, tempat menyimpan uang yang tepat, serta cara agar rajin menabung.

Sesi ini berjalan santai namun menyenangkan. Anak-anak antusias menjawab pertanyaan, beberapa bahkan bercerita tentang pengalaman mereka menyisihkan uang jajan di rumah.

Setelah sesi materi berakhir, suasana jadi lebih meriah. Setiap anak diberi celengan polos, spidol, dan stiker. Mereka bebas menghias celengan sesuai imajinasi. Ada yang menggambar bunga, menempelkan stiker tokoh kartun, atau menulis nama mereka di bagian depan.

“Aku mau celengan ini buat nabung beli sepatu sekolah baru,” kata Khalia sambil tersenyum bangga menunjukkan karyanya

.”Aku mau menabung untuk membeli sepeda baru,” tambah Gilang dengan semangat, matanya berbinar melihat celengan yang baru saja ia hias.


Tawa dan canda terdengar di setiap sudut ruangan. Beberapa mahasiswa KKN membantu memegang celengan atau menempelkan stiker yang susah dijangkau tangan kecil anak-anak. Celengan-celengan yang telah dihias bukan hanya wadah menyimpan uang, tetapi juga simbol harapan dan mimpi sederhana.


Dengan program ini, KKN 21 berharap anak-anak Desa Kemandungan tumbuh menjadi generasi yang disiplin, hemat, dan bijak dalam mengelola uang. Karena dari celengan kecil ini, mereka belajar bahwa setiap uang yang disisihkan hari ini adalah langkah kecil menuju masa depan yang lebih cerah.

KKN-T Alma Ata Kelompok 21 Dorong Generasi Muda Bijak dalam Investasi dan Mengelola Konsumsi

Tegal, Kemandungan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Alma Ata Kelompok 21 melaksanakan salah satu program kerja (proker) berupa Pengenalan Simulasi Keputusan Investasi dan Perilaku Konsumen. Kegiatan ini diselenggarakan pada 27 Agustus 2025 di SMK YPE Bhakti Karya Kota Tegal, khususnya bagi siswa kelas XI jurusan Akuntansi.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya literasi keuangan di kalangan generasi muda. Perkembangan zaman yang serba cepat seringkali membuat anak muda terjebak dalam perilaku konsumtif, sementara pemahaman tentang investasi masih terbatas. Oleh karena itu, mahasiswa KKN-T Alma Ata merasa perlu menghadirkan edukasi seputar pengelolaan keuangan, agar siswa mampu berinvestasi sejak dini untuk masa depan yang lebih baik.

Materi disampaikan oleh Rani Marlena Sari, mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Alma Ata. Dalam pemaparannya, siswa diajak untuk memahami bagaimana membuat keputusan investasi yang tepat serta bagaimana perilaku konsumen dapat memengaruhi keputusan finansial. Melalui simulasi yang diberikan, siswa mempelajari tahapan pengambilan keputusan investasi, mulai dari mengenali peluang, menimbang risiko, hingga menentukan pilihan yang sesuai dengan tujuan keuangan. Selain itu, siswa juga diajak untuk mengenali pola konsumtif dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana cara mengendalikannya.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Siswa tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi serta praktik simulasi. Beberapa siswa mengajukan pertanyaan terkait pilihan investasi yang cocok bagi pelajar, serta cara sederhana mengatur keuangan pribadi. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa topik literasi keuangan memang relevan dan menarik minat generasi muda.

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Guru pendamping SMK YPE Bhakti Karya menilai bahwa program ini sejalan dengan pembelajaran akuntansi di sekolah, sekaligus memberikan wawasan praktis yang dapat diterapkan siswa di kehidupan sehari-hari. Mereka berharap kegiatan serupa bisa terus dilaksanakan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Universitas Alma Ata berharap siswa SMK YPE Bhakti Karya dapat tumbuh menjadi generasi yang bijak dalam mengelola keuangan, mampu mengambil keputusan investasi dengan tepat, serta memiliki kesadaran untuk berinvestasi sejak usia muda. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa kepada masyarakat, khususnya dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka.