“K’NIGHT PLUS Resmi Diluncurkan, Kelurahan Kemandungan Hadirkan Layanan Publik di Malam Hari”

Kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui program inovatif bertajuk K’NIGHT PLUS (Kemandungan Night Public Service). Program ini resmi dilaunching sebagai bentuk terobosan pelayanan publik berbasis piket malam hari yang bertujuan untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, khususnya bagi warga yang tidak memiliki waktu luang pada jam kerja kantor.

Launching kegiatan dilaksanakan di Kantor Kelurahan Kemandungan dengan dihadiri oleh Camat Tegal Barat, Lurah Kemandungan beserta jajaran staf kelurahan, tokoh masyarakat, RT/RW, dan warga setempat. Dalam sambutannya, Lurah Kemandungan menyampaikan bahwa K’NIGHT PLUS hadir sebagai bentuk nyata transformasi pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga, termasuk yang bekerja dari pagi hingga sore, tetap memiliki akses terhadap layanan kelurahan. Melalui K’NIGHT PLUS, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan administratif maupun konsultasi pada malam hari,” jelas Lurah Kemandungan.

Piket pelayanan malam ini akan dilakukan secara terjadwal pada hari Jum’at malam dan bergiliran oleh staf kelurahan. Beberapa jenis pelayanan yang dapat diakses meliputi pengurusan surat menyurat, informasi administrasi kependudukan, hingga pelayanan aduan masyarakat.

Program ini juga sekaligus menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara aparatur kelurahan dengan warga, menciptakan ruang dialog yang lebih terbuka, dan menumbuhkan semangat pelayanan yang responsif dan humanis.

Dengan diresmikannya K’NIGHT PLUS, Kelurahan Kemandungan berharap dapat menjadi contoh positif dalam reformasi pelayanan publik tingkat kelurahan yang inklusif, mudah diakses, dan berorientasi pada kepuasan warga.

Monitoring Program “Pita Anting” Selama 7 Hari oleh Puskesmas Debong Lor untuk Balita Stunting di Kelurahan Kemandungan

Tegal, 7 Juli 2025 – Puskesmas Debong Lor telah melaksanakan monitoring intensif Program “Pita Anting” (Pijat Nafsu Makan untuk Stunting) selama 7 hari berturut-turut, mulai tanggal 30 Juni hingga 6 Juli 2025, di wilayah Kelurahan Kemandungan.

Program ini merupakan inovasi dalam penanganan stunting dengan pendekatan tradisional, yakni melalui pijat nafsu makan yang bertujuan untuk menstimulasi selera makan balita stunting secara alami. Kegiatan monitoring dilakukan secara langsung ke rumah-rumah balita oleh tim dari Puskesmas Debong Lor, didampingi oleh kader posyandu dan staf kelurahan.

Selama pelaksanaan, tim kesehatan memberikan pendampingan kepada orang tua dalam menerapkan teknik pijat dengan benar, sekaligus melakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan untuk memantau perkembangan anak setiap harinya. Selain itu, edukasi mengenai gizi seimbang dan perawatan tumbuh kembang balita juga disampaikan secara langsung.

Bidan Puskesmas Debong Lor, Bidan. Harsih Siswanti A.Md Keb, menjelaskan bahwa pendekatan ini bertujuan tidak hanya untuk intervensi jangka pendek, tetapi juga membangun kebiasaan sehat yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di tingkat keluarga.
“Kami ingin orang tua menjadi agen utama dalam menjaga tumbuh kembang anak. Melalui pijat nafsu makan yang sederhana ini, kami harap nafsu makan balita bisa meningkat secara alami,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu warga, Ibu Puspita Sari, mengatakan, “Saya merasa terbantu sekali. Anak saya yang biasanya susah makan sekarang mulai lahap setelah dipijat setiap hari. Terima kasih kepada tim Puskesmas, kader, dan staf kelurahan yang sudah mendampingi kami.”

Dengan berakhirnya kegiatan monitoring ini, Puskesmas Debong Lor akan mengevaluasi dampak dari pelaksanaan program dan menjadikannya dasar untuk pengembangan program penanggulangan stunting berbasis keluarga di masa mendatang.

Sosialisasi Retribusi Pelayanan Persampahan di Kelurahan Kemandungan

Kota Tegal – Kelurahan Kemandungan menggelar kegiatan Sosialisasi Retribusi Pelayanan Persampahan pada Rabu (18/06/2025), bertempat di aula kantor kelurahan kemandungan. Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Kemandungan, perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tegal, Ketua RT/RW, kader lingkungan, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait sistem retribusi baru dalam pelayanan pengelolaan sampah rumah tangga dan usaha. Dalam paparannya, pihak DLH Kota Tegal menjelaskan bahwa saat ini sistem pembayaran retribusi untuk warga yang memiliki sambungan PDAM akan terintegrasi langsung melalui tagihan PDAM Tirta Bahari, sehingga lebih mudah dan efisien.

Sementara itu, bagi warga yang belum memiliki sambungan PDAM, pembayaran retribusi dilakukan melalui Ketua RT masing-masing, yang nantinya akan mengoordinasikan penyetoran ke kelurahan atau dinas terkait.

Khusus untuk pemilik toko, dan jenis usaha lainnya, pembayaran retribusi dilakukan langsung ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal. Hal ini dimaksudkan agar mekanisme pembayaran dari pelaku usaha lebih tertib dan terkontrol, mengingat volume sampah yang dihasilkan biasanya lebih besar dibanding rumah tangga.

Lurah Kemandungan dalam sambutannya menyampaikan bahwa program retribusi ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan pelayanan kebersihan lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran dan peran serta aktif masyarakat dalam mendukung kelestarian dan kesehatan lingkungan.

Masyarakat yang hadir terlihat antusias mengikuti sosialisasi ini. Mereka menyambut baik penjelasan yang disampaikan dan turut berdiskusi mengenai pelaksanaan teknis di lapangan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh warga Kelurahan Kemandungan, baik rumah tangga maupun pelaku usaha, dapat memahami dan mendukung kebijakan retribusi pelayanan persampahan, demi menciptakan lingkungan yang bersih, tertata, dan sehat bagi semua.

Sosialisasi Pendukung Penanganan Stunting bagi Balita dan Ibu Hamil di Kelurahan Kemandungan, Kota Tegal

Kelurahan Kemandungan, Kota Tegal – Guna mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting, Kelurahan Kemandungan menyelenggarakan Sosialisasi Pendukung Penanganan Stunting bagi ibu hamil dan balita, yang dilaksanakan di Aula Kelurahan Kemandungan pada Sabtu, 14 Juni 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Kemandungan, Camat Tegal Barat, Dokter dan Ahli Gizi dari Puskesmas Debong Lor, Bidan wilayah Kemandungan, serta diikuti pula oleh ibu hamil, orang tua balita, kader posyandu, dan tokoh masyarakat. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di wilayah Kelurahan Kemandungan.

Dalam sambutannya, Lurah Kemandungan menyampaikan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. “Stunting bukan sekadar isu gizi, melainkan soal masa depan anak-anak kita. Maka perlu kerja bersama, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga keluarga,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tegal Barat menegaskan bahwa program penurunan stunting menjadi prioritas pemerintah daerah dan harus ditangani secara terintegrasi dan berkelanjutan. Dalam sesi pemaparan, dokter dan ahli gizi dari Puskesmas Debong Lor memberikan edukasi tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak kehamilan hingga usia dua tahun (masa 1000 Hari Pertama Kehidupan).

Bidan wilayah juga menjelaskan peran penting pemeriksaan kehamilan secara rutin serta pemantauan tumbuh kembang balita oleh kader posyandu. Para peserta tampak antusias dan aktif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap kesehatan anak-anak mereka.

Kegiatan ditutup dengan pembagian makanan tambahan bergizi. Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat semakin sadar dan mampu mengambil peran dalam pencegahan stunting, demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan

Kelurahan Kemandungan Gelar Sosialisasi Pembentukan Bank Sampah Tingkat RW

Kemandungan – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan, Kelurahan Kemandungan menggelar kegiatan Sosialisasi Pembentukan Bank Sampah tingkat RW pada Kamis, 12 Juni 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Kemandungan ini dihadiri oleh para Kecamatan Tegal Barat, ketua RT dan RW, Ketua LPMK, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan konsep Bank Sampah kepada masyarakat serta mendorong terbentuknya sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga.

Dalam sosialisasi tersebut, warga mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya memilah sampah dari sumbernya, mekanisme pengumpulan dan pencatatan sampah, serta potensi ekonomi yang dapat diperoleh melalui program Bank Sampah. Narasumber dari kecamatan dan ketua LPMK turut memberikan edukasi dan inspirasi melalui studi kasus dari wilayah lain yang telah berhasil menerapkan program serupa.

Lurah Kemandungan, Vidya Dwi Anggoro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan Bank Sampah merupakan langkah konkret dalam mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan berdaya guna. “Kami berharap dengan terbentuknya Bank Sampah di setiap RW, masyarakat semakin peduli terhadap sampah dan dapat memanfaatkannya menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kelurahan Kemandungan dalam mendukung program lingkungan hijau dan pengurangan sampah di tingkat kelurahan.

Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kemandungan Sejahtera

Kemandungan, 21 Mei 2025 — Dalam semangat memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong kemandirian masyarakat, Kelurahan Kemandungan resmi membentuk sebuah koperasi yang diberi nama Koperasi Kelurahan Merah Putih Kemandungan Sejahtera. Pembentukan koperasi ini merupakan hasil dari Musyawarah Kelurahan Khusus yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2025, pukul 19.30 WIB, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Kemandungan.

Kegiatan musyawarah dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari Lurah Kemandungan Bapak Vidya Dwi Anggoro, S.STP, staf kelurahan, Ketua LPMK , ketua RT/RW, tokoh masyarakat, perwakilan warga, pengurus koperasi, hingga pendamping dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tegal. Suasana musyawarah berlangsung dinamis, penuh semangat kebersamaan, dan menghasilkan sejumlah keputusan penting sebagai fondasi awal berdirinya koperasi.

Koperasi ini didirikan sebagai bentuk nyata komitmen warga dalam mewujudkan wadah usaha bersama yang mampu melayani kebutuhan dasar masyarakat secara adil dan transparan. Dengan bentuk usaha sebagai agen/gerai sembako dan alat tulis kantor (ATK), koperasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan harian warga sekaligus mendukung aktivitas administrasi lingkungan, sekolah, dan UMKM lokal.

Wilayah keanggotaan koperasi mencakup seluruh warga Kelurahan Kemandungan, tanpa batasan golongan, sehingga setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi anggota, berpartisipasi aktif, dan merasakan manfaat dari koperasi. Jangka waktu berdiri koperasi ini bersifat tidak terbatas, dengan masa periode kepengurusan ditetapkan selama 3 tahun.

Adapun susunan kepengurusan awal hasil musyawarah mufakat terbentuklah Ketua Koperasi yaitu Imam Subekti, Suratno sebagai Wakil Ketua Bidang Usaha, Firman Edi Permana sebagai Wakil Ketua Bidang Anggota, Rheina sebagai Sekertaris, dan Ririn Kusumaningtyas sebagai Bendahara.

Dengan terbentuknya Koperasi Kelurahan Merah Putih Kemandungan Sejahtera, diharapkan akan tumbuh semangat gotong royong dalam pengelolaan ekonomi lokal yang berbasis kebutuhan nyata warga. Koperasi ini akan dijalankan secara profesional dan akuntabel, menjadi ruang usaha yang terbuka, serta berkontribusi dalam menciptakan kesejahteraan kolektif bagi seluruh warga Kelurahan Kemandungan.

PKK Kelurahan Kemandungan Gelar Lomba Kreasi Kudapan Lokal Non Beras dan Non Tepung Terigu Tahun 2025

Tegal, 16 Mei 2025 – Suasana Kelurahan Kemandungan pada hari Jumat pagi tampak semarak dan penuh aroma menggoda. Puluhan warga, terutama ibu-ibu anggota PKK dari berbagai RT, antusias mengikuti Lomba Kreasi Kudapan Lokal yang diselenggarakan oleh TP PKK Kelurahan Kemandungan. Yang menarik, seluruh sajian yang dilombakan berbahan dasar non beras dan non tepung terigu — sebagai bentuk inovasi sekaligus dukungan terhadap diversifikasi pangan lokal.

Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor kelurahan ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan kecintaan terhadap kuliner khas Nusantara. Para peserta menyajikan berbagai jenis kudapan seperti getuk, combro, bola-bola ubi, talas crispy, hingga puding jagung, semuanya dibuat dengan sentuhan kreatif dan tampilan menarik.

Ketua TP PKK Kelurahan Kemandungan, Risa Khusnul M, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana lomba, tetapi juga bentuk edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya mengurangi ketergantungan pada beras dan terigu. “Melalui lomba ini, kami ingin menunjukkan bahwa pangan lokal bisa diolah menjadi kudapan yang lezat, sehat, dan bernilai gizi tinggi,” ujarnya.

Lomba ini dinilai oleh dewan juri dari unsur PKK kecamatan dan pelaku UMKM kuliner, dengan kriteria penilaian meliputi inovasi resep, cita rasa, estetika penyajian, dan kandungan gizi. Antusiasme warga sangat tinggi, bahkan beberapa peserta berharap resep mereka dapat dikembangkan menjadi produk unggulan kelurahan.

Di akhir acara, panitia mengumumkan 4 kreasi terbaik yang berhasil menyita perhatian juri. Para pemenang mendapatkan sertifikat penghargaan dan bingkisan menarik, sementara seluruh peserta mendapatkan apresiasi atas partisipasi dan semangat kebersamaan.

Dengan terselenggaranya lomba ini, PKK Kelurahan Kemandungan berharap muncul semangat baru dalam mengangkat potensi pangan lokal dan menjadikannya bagian dari gaya hidup sehat keluarga.

Ibu Hamil dengan Bayi Sungsang di Tegal Barat Menolak Dirujuk Meski Sudah Diedukasi

Tegal, 10 Mei 2025 – Seorang ibu hamil di Kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, yang diketahui mengandung bayi dalam posisi sungsang, menolak untuk dirujuk ke Puskesmas Debong Lor meskipun telah disarankan oleh petugas kesehatan. Penolakan ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan ibu dan bayinya, mengingat posisi sungsang dapat meningkatkan risiko komplikasi saat persalinan.

Menanggapi situasi tersebut, Lurah Kemandungan, Camat Tegal Barat, dan petugas kesehatan dari Puskesmas Debong Lor melakukan pendekatan langsung ke rumah ibu hamil tersebut (10/05/2025). Dalam pertemuan tersebut, mereka memberikan edukasi mengenai risiko yang dapat timbul jika persalinan dilakukan tanpa pengawasan medis, terutama dalam kasus bayi sungsang. Mereka juga menjelaskan bahwa semua biaya persalinan dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga tidak perlu khawatir mengenai biaya.

Namun, setelah dilakukan pendekatan dan edukasi, ibu hamil tersebut tetap menolak untuk dirujuk ke Puskesmas Debong Lor guna mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Alasan penolakan tersebut tidak dapat kami beberkan karena alasan privasi.

Camat Tegal Barat, Teti Kirnawati, menyatakan bahwa kejadian ini menjadi pengingat pentingnya edukasi kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi ibu hamil, mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin dan persalinan di fasilitas kesehatan. Pihaknya juga menekankan pentingnya menghormati keputusan individu, meskipun tetap berupaya memberikan informasi dan dukungan yang diperlukan.

POSYANDU MELATI RW 1 GELAR KEGIATAN RUTIN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN BALITA DAN LANSIA

Tegal, 8 Mei 2025 — Posyandu Melati RW 1 kembali menggelar kegiatan rutin bulanan yang dilaksanakan di balai RW 1 dengan penuh antusias dari warga setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kesehatan balita serta memberikan layanan kesehatan bagi para lanjut usia (lansia) di lingkungan RW 1.

Dalam kegiatan kali ini, sejumlah layanan kesehatan diberikan, di antaranya penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita, pemberian vitamin, imunisasi, serta pemeriksaan kesehatan dasar untuk lansia seperti pengecekan tekanan darah dan konsultasi kesehatan.

Kegiatan ini melibatkan kader-kader posyandu yang sigap melayani warga dengan ramah. Selain itu, turut hadir pula petugas dari Puskesmas setempat yang membantu pelaksanaan imunisasi dan konsultasi kesehatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan mengenai gizi seimbang dan pentingnya pola hidup sehat yang disampaikan oleh petugas gizi dari Puskesmas.

Warga RW 1 sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Salah satu warga yang hadir bersama anaknya, mengaku senang dengan adanya Posyandu. “Anak saya jadi rutin dipantau tumbuh kembangnya. Pelayanannya juga baik dan menyenangkan,” katanya.

Kegiatan Posyandu Melati RW 1 ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap kesehatan warganya, khususnya kelompok rentan seperti balita dan lansia.

KECAMATAN TEGAL BARAT GELAR MONITORING ADMINISTRASI PKK DI KELURAHAN KEMANDUNGAN

Tegal, 7 Mei 2025 — Tim Penggerak PKK Kecamatan Tegal Barat melaksanakan kegiatan Monitoring Administrasi PKK di Kelurahan Kemandungan, Selasa (6/5). Kegiatan ini bertujuan untuk menilai dan mengevaluasi kinerja serta kelengkapan administrasi PKK di tingkat kelurahan, sekaligus memberikan pembinaan demi peningkatan kualitas tata kelola organisasi.

Monitoring dilakukan langsung oleh tim dari Kecamatan yang dipimpin oleh Ketua TP PKK Kecamatan Tegal Barat beserta rombongan. Kehadiran tim disambut oleh Ketua TP PKK Kemandungan, pengurus PKK Kelurahan, serta para kader PKK dari berbagai RW di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kecamatan Tegal Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan untuk memastikan administrasi PKK di tiap kelurahan berjalan sesuai pedoman yang berlaku. “Administrasi yang tertib dan teratur menjadi pondasi utama dalam pelaksanaan program-program PKK. Selain itu, ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi organisasi,” ujarnya.

Tim monitoring melakukan pemeriksaan terhadap berbagai buku administrasi, seperti Buku Daftar Anggota, Buku Kegiatan I hingga Pokja IV, hingga Buku Dokumentasi. Selain itu, juga dilakukan dialog dan tanya jawab dengan para kader mengenai pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Ketua TP PKK Kemandungan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi pengurus dan kader untuk lebih aktif dan tertib dalam menjalankan tugasnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Di akhir sesi, tim monitoring memberikan beberapa catatan dan saran untuk perbaikan administrasi, sekaligus memberikan apresiasi atas kerja keras para kader di lapangan.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan PKK Kelurahan Kemandungan dapat terus meningkatkan kualitas administrasi dan kinerjanya dalam memberdayakan keluarga serta masyarakat di lingkungannya.