Kelurahan Kemandungan Gelar Sosialisasi Pembentukan Bank Sampah Tingkat RW

Kemandungan – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang berkelanjutan, Kelurahan Kemandungan menggelar kegiatan Sosialisasi Pembentukan Bank Sampah tingkat RW pada Kamis, 12 Juni 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Kemandungan ini dihadiri oleh para Kecamatan Tegal Barat, ketua RT dan RW, Ketua LPMK, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan konsep Bank Sampah kepada masyarakat serta mendorong terbentuknya sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi warga.

Dalam sosialisasi tersebut, warga mendapatkan pemaparan mengenai pentingnya memilah sampah dari sumbernya, mekanisme pengumpulan dan pencatatan sampah, serta potensi ekonomi yang dapat diperoleh melalui program Bank Sampah. Narasumber dari kecamatan dan ketua LPMK turut memberikan edukasi dan inspirasi melalui studi kasus dari wilayah lain yang telah berhasil menerapkan program serupa.

Lurah Kemandungan, Vidya Dwi Anggoro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberadaan Bank Sampah merupakan langkah konkret dalam mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan berdaya guna. “Kami berharap dengan terbentuknya Bank Sampah di setiap RW, masyarakat semakin peduli terhadap sampah dan dapat memanfaatkannya menjadi sesuatu yang bernilai,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Kelurahan Kemandungan dalam mendukung program lingkungan hijau dan pengurangan sampah di tingkat kelurahan.

Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Kemandungan Sejahtera

Kemandungan, 21 Mei 2025 — Dalam semangat memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong kemandirian masyarakat, Kelurahan Kemandungan resmi membentuk sebuah koperasi yang diberi nama Koperasi Kelurahan Merah Putih Kemandungan Sejahtera. Pembentukan koperasi ini merupakan hasil dari Musyawarah Kelurahan Khusus yang dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2025, pukul 19.30 WIB, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Kemandungan.

Kegiatan musyawarah dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari Lurah Kemandungan Bapak Vidya Dwi Anggoro, S.STP, staf kelurahan, Ketua LPMK , ketua RT/RW, tokoh masyarakat, perwakilan warga, pengurus koperasi, hingga pendamping dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tegal. Suasana musyawarah berlangsung dinamis, penuh semangat kebersamaan, dan menghasilkan sejumlah keputusan penting sebagai fondasi awal berdirinya koperasi.

Koperasi ini didirikan sebagai bentuk nyata komitmen warga dalam mewujudkan wadah usaha bersama yang mampu melayani kebutuhan dasar masyarakat secara adil dan transparan. Dengan bentuk usaha sebagai agen/gerai sembako dan alat tulis kantor (ATK), koperasi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan harian warga sekaligus mendukung aktivitas administrasi lingkungan, sekolah, dan UMKM lokal.

Wilayah keanggotaan koperasi mencakup seluruh warga Kelurahan Kemandungan, tanpa batasan golongan, sehingga setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi anggota, berpartisipasi aktif, dan merasakan manfaat dari koperasi. Jangka waktu berdiri koperasi ini bersifat tidak terbatas, dengan masa periode kepengurusan ditetapkan selama 3 tahun.

Adapun susunan kepengurusan awal hasil musyawarah mufakat terbentuklah Ketua Koperasi yaitu Imam Subekti, Suratno sebagai Wakil Ketua Bidang Usaha, Firman Edi Permana sebagai Wakil Ketua Bidang Anggota, Rheina sebagai Sekertaris, dan Ririn Kusumaningtyas sebagai Bendahara.

Dengan terbentuknya Koperasi Kelurahan Merah Putih Kemandungan Sejahtera, diharapkan akan tumbuh semangat gotong royong dalam pengelolaan ekonomi lokal yang berbasis kebutuhan nyata warga. Koperasi ini akan dijalankan secara profesional dan akuntabel, menjadi ruang usaha yang terbuka, serta berkontribusi dalam menciptakan kesejahteraan kolektif bagi seluruh warga Kelurahan Kemandungan.

PKK Kelurahan Kemandungan Gelar Lomba Kreasi Kudapan Lokal Non Beras dan Non Tepung Terigu Tahun 2025

Tegal, 16 Mei 2025 – Suasana Kelurahan Kemandungan pada hari Jumat pagi tampak semarak dan penuh aroma menggoda. Puluhan warga, terutama ibu-ibu anggota PKK dari berbagai RT, antusias mengikuti Lomba Kreasi Kudapan Lokal yang diselenggarakan oleh TP PKK Kelurahan Kemandungan. Yang menarik, seluruh sajian yang dilombakan berbahan dasar non beras dan non tepung terigu — sebagai bentuk inovasi sekaligus dukungan terhadap diversifikasi pangan lokal.

Kegiatan yang berlangsung di halaman kantor kelurahan ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan kecintaan terhadap kuliner khas Nusantara. Para peserta menyajikan berbagai jenis kudapan seperti getuk, combro, bola-bola ubi, talas crispy, hingga puding jagung, semuanya dibuat dengan sentuhan kreatif dan tampilan menarik.

Ketua TP PKK Kelurahan Kemandungan, Risa Khusnul M, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana lomba, tetapi juga bentuk edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya mengurangi ketergantungan pada beras dan terigu. “Melalui lomba ini, kami ingin menunjukkan bahwa pangan lokal bisa diolah menjadi kudapan yang lezat, sehat, dan bernilai gizi tinggi,” ujarnya.

Lomba ini dinilai oleh dewan juri dari unsur PKK kecamatan dan pelaku UMKM kuliner, dengan kriteria penilaian meliputi inovasi resep, cita rasa, estetika penyajian, dan kandungan gizi. Antusiasme warga sangat tinggi, bahkan beberapa peserta berharap resep mereka dapat dikembangkan menjadi produk unggulan kelurahan.

Di akhir acara, panitia mengumumkan 4 kreasi terbaik yang berhasil menyita perhatian juri. Para pemenang mendapatkan sertifikat penghargaan dan bingkisan menarik, sementara seluruh peserta mendapatkan apresiasi atas partisipasi dan semangat kebersamaan.

Dengan terselenggaranya lomba ini, PKK Kelurahan Kemandungan berharap muncul semangat baru dalam mengangkat potensi pangan lokal dan menjadikannya bagian dari gaya hidup sehat keluarga.

Ibu Hamil dengan Bayi Sungsang di Tegal Barat Menolak Dirujuk Meski Sudah Diedukasi

Tegal, 10 Mei 2025 – Seorang ibu hamil di Kelurahan Kemandungan, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, yang diketahui mengandung bayi dalam posisi sungsang, menolak untuk dirujuk ke Puskesmas Debong Lor meskipun telah disarankan oleh petugas kesehatan. Penolakan ini menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan ibu dan bayinya, mengingat posisi sungsang dapat meningkatkan risiko komplikasi saat persalinan.

Menanggapi situasi tersebut, Lurah Kemandungan, Camat Tegal Barat, dan petugas kesehatan dari Puskesmas Debong Lor melakukan pendekatan langsung ke rumah ibu hamil tersebut (10/05/2025). Dalam pertemuan tersebut, mereka memberikan edukasi mengenai risiko yang dapat timbul jika persalinan dilakukan tanpa pengawasan medis, terutama dalam kasus bayi sungsang. Mereka juga menjelaskan bahwa semua biaya persalinan dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga tidak perlu khawatir mengenai biaya.

Namun, setelah dilakukan pendekatan dan edukasi, ibu hamil tersebut tetap menolak untuk dirujuk ke Puskesmas Debong Lor guna mendapatkan penanganan medis yang diperlukan. Alasan penolakan tersebut tidak dapat kami beberkan karena alasan privasi.

Camat Tegal Barat, Teti Kirnawati, menyatakan bahwa kejadian ini menjadi pengingat pentingnya edukasi kesehatan kepada masyarakat, terutama bagi ibu hamil, mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin dan persalinan di fasilitas kesehatan. Pihaknya juga menekankan pentingnya menghormati keputusan individu, meskipun tetap berupaya memberikan informasi dan dukungan yang diperlukan.

POSYANDU MELATI RW 1 GELAR KEGIATAN RUTIN UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN BALITA DAN LANSIA

Tegal, 8 Mei 2025 — Posyandu Melati RW 1 kembali menggelar kegiatan rutin bulanan yang dilaksanakan di balai RW 1 dengan penuh antusias dari warga setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau kesehatan balita serta memberikan layanan kesehatan bagi para lanjut usia (lansia) di lingkungan RW 1.

Dalam kegiatan kali ini, sejumlah layanan kesehatan diberikan, di antaranya penimbangan dan pengukuran tinggi badan balita, pemberian vitamin, imunisasi, serta pemeriksaan kesehatan dasar untuk lansia seperti pengecekan tekanan darah dan konsultasi kesehatan.

Kegiatan ini melibatkan kader-kader posyandu yang sigap melayani warga dengan ramah. Selain itu, turut hadir pula petugas dari Puskesmas setempat yang membantu pelaksanaan imunisasi dan konsultasi kesehatan.

Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan penyuluhan mengenai gizi seimbang dan pentingnya pola hidup sehat yang disampaikan oleh petugas gizi dari Puskesmas.

Warga RW 1 sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Salah satu warga yang hadir bersama anaknya, mengaku senang dengan adanya Posyandu. “Anak saya jadi rutin dipantau tumbuh kembangnya. Pelayanannya juga baik dan menyenangkan,” katanya.

Kegiatan Posyandu Melati RW 1 ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap kesehatan warganya, khususnya kelompok rentan seperti balita dan lansia.

KECAMATAN TEGAL BARAT GELAR MONITORING ADMINISTRASI PKK DI KELURAHAN KEMANDUNGAN

Tegal, 7 Mei 2025 — Tim Penggerak PKK Kecamatan Tegal Barat melaksanakan kegiatan Monitoring Administrasi PKK di Kelurahan Kemandungan, Selasa (6/5). Kegiatan ini bertujuan untuk menilai dan mengevaluasi kinerja serta kelengkapan administrasi PKK di tingkat kelurahan, sekaligus memberikan pembinaan demi peningkatan kualitas tata kelola organisasi.

Monitoring dilakukan langsung oleh tim dari Kecamatan yang dipimpin oleh Ketua TP PKK Kecamatan Tegal Barat beserta rombongan. Kehadiran tim disambut oleh Ketua TP PKK Kemandungan, pengurus PKK Kelurahan, serta para kader PKK dari berbagai RW di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kecamatan Tegal Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan untuk memastikan administrasi PKK di tiap kelurahan berjalan sesuai pedoman yang berlaku. “Administrasi yang tertib dan teratur menjadi pondasi utama dalam pelaksanaan program-program PKK. Selain itu, ini juga sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi organisasi,” ujarnya.

Tim monitoring melakukan pemeriksaan terhadap berbagai buku administrasi, seperti Buku Daftar Anggota, Buku Kegiatan I hingga Pokja IV, hingga Buku Dokumentasi. Selain itu, juga dilakukan dialog dan tanya jawab dengan para kader mengenai pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.

Ketua TP PKK Kemandungan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi pengurus dan kader untuk lebih aktif dan tertib dalam menjalankan tugasnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat. Di akhir sesi, tim monitoring memberikan beberapa catatan dan saran untuk perbaikan administrasi, sekaligus memberikan apresiasi atas kerja keras para kader di lapangan.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan PKK Kelurahan Kemandungan dapat terus meningkatkan kualitas administrasi dan kinerjanya dalam memberdayakan keluarga serta masyarakat di lingkungannya.

Penyerahan Bantuan PMT kepada BADUTA

Kemandungan, Kota Tegal (6 Mei 2025) – Dalam rangka mendukung program peningkatan gizi dan pencegahan stunting sejak dini, Kelurahan Kemandungan bersama kader-kader posyandu melaksanakan kegiatan kunjungan rumah (home visit) untuk menyalurkan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada bayi di bawah dua tahun (BADUTA). Kegiatan ini dilakukan secara langsung ke rumah-rumah warga yang memiliki anak usia BADUTA dan telah terdata sebagai penerima manfaat.

Turut hadir dalam kegiatan ini staf Kelurahan Kemandungan, yang bersama para kader posyandu memberikan paket bantuan PMT berupa makanan sehat dan bergizi, seperti sempolan. Selain menyerahkan bantuan, para kader juga memberikan edukasi seputar pola makan sehat, cara penyajian PMT, serta pentingnya pemantauan pertumbuhan anak secara berkala.

Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak orang tua merasa senang dan terbantu dengan adanya perhatian langsung dari pihak kelurahan dan kader. Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen penyerahan bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah kelurahan, kader posyandu, dan warga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua semakin sadar akan pentingnya gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan anak, serta mendorong terwujudnya generasi yang sehat dan bebas dari risiko stunting.

Dulu Kumuh, Kini Asri: Transformasi Sampah Liar Menjadi Taman Hijau di Kelurahan Kemandungan

Kota Tegal, 2 Mei 2025 – Dulu, sebuah lahan di sudut Kelurahan Kemandungan hanya dikenal sebagai tempat pembuangan sampah liar. Bau menyengat, pemandangan yang tak sedap, serta tumpukan sampah yang menggunung telah lama menjadi masalah lingkungan sekaligus keluhan warga sekitar. Kawasan itu tak hanya mengganggu estetika, tapi juga menjadi sumber penyakit dan sarang hama.

Namun kini, pemandangan itu telah berubah drastis. Berkat semangat gotong royong warga dan pendampingan langsung dari Lurah Kemandungan, tempat yang dulunya kumuh tersebut disulap menjadi Taman Kemandungan — sebuah ruang hijau yang rindang, bersih, dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Lurah Kemandungan tidak hanya memberi arahan, tetapi juga turut terjun langsung dalam proses perubahan. Mulai dari perencanaan, kerja bakti, hingga penanaman pohon, semua dilakukan bersama-sama warga demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Kini, pepohonan tumbuh subur, bunga-bunga bermekaran, dan suara tawa anak-anak menggantikan bunyi gaduh lalat sampah. Taman ini menjadi simbol perubahan — bahwa dengan kolaborasi dan kepemimpinan yang hadir di tengah masyarakat, hal buruk bisa diubah menjadi sesuatu yang membanggakan.

Dari sampah menjadi taman, dari beban menjadi harapan.

Pendampingan Ibu Hamil di Wilayah Kelurahan Kemandungan

Kota Tegal – Wilayah Kelurahan Kemandungan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak. Pada hari Selasa, 29 April 2025, dilakukan kegiatan pendampingan ibu hamil dalam pemeriksaan kehamilan yang melibatkan staf kelurahan, Babinsa/Babinkamtibnas, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Debong Lor.

Kegiatan ini bertempat di Puskesmas Debonng Lor dan diikuti oleh para ibu hamil dari lingkungan sekitar. Dalam kegiatan ini, para ibu mendapatkan pemeriksaan kehamilan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan tekanan darah, tinggi fundus, berat badan, hingga konsultasi dengan tenaga medis.

Tak hanya itu, para ibu juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan, mengenali tanda-tanda bahaya, serta persiapan menjelang persalinan. Babinsa dan staf kelurahan turut hadir memberi dukungan serta memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman.

Pendampingan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan rutin, serta membangun sinergi antara masyarakat, aparat pemerintah, dan tenaga kesehatan dalam menjaga keselamatan ibu dan bayi.

Kegiatan berjalan dengan lancar dan penuh antusias dari para peserta. Ke depan, pendampingan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan ibu hamil di wilayah Kelurahan Kemandungan.